Hubungan Industrial Harmonis, Kondusif Dan Berkeadilan Demi Wujudkan Kesejahteraan Pekerja

Sleman, SPDNews – Hubungan industrial yang harmonis mendorong terciptanya ketenangan bekerja, peningkatan produktivitas kerja serta keterampilan tenaga kerja.

Dalam menjalin hubungan industrial, mekanisme dialog adalah hal utama untuk membangun hubungan industrial menjadi lebih baik. Dengan adanya dialog yang setara antara Perusahaan dan Serikat Pekerja, setiap persoalan ketenagakerjaan diharapkan dapat selesai dengan baik.

Ay Qursias (kiri) dan Ketua DPC NTB, Karnadi Thohir

Melalui pelatihan-pelatihan dan seminar, Serikat Pekerja Danamon terus memperkuat organisasi di semua tingkatan sehingga menghasilkan Pengurus yang cakap dalam melakukan dialog.

“Saat ini SP Danamon mengedepankan proses dialogis sebagai jalan terbaik menyelesaikan masalah hubungan industrial.” ujar Ay Qursias, Ketua Bidang Kesejahteraan.

Perselisihan pendapat maupun kepentingan antara Perusahaan dengan Pekerja sangatlah mungkin terjadi, namun mewujudkan hubungan industrial harmonis, kondusif dan berkeadilan merupakan tanggung jawab bersama.

“Ada tantangan hubungan industrial terutama untuk antisipasi perubahan karakter pekerjaan sesuai perkembangan teknologi informasi sehingga cara pandang yang harus dikembangkan adalah masing-masing pihak jangan saling berhadap-hadapan tetapi bagaimana merumuskan win-win solution untuk Perusahaan dan Pekerja.” jelas Ay.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: