Tolak RUU Cipta Kerja, Ribuan Buruh Dan Mahasiswa Geruduk DPRD Jambi

Jambi, SPDNews – Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh Jambi bersama organisasi mahasiswa mendatangi kantor DPRD Provinsi Jambi, Rabu (11/0/2020).

Dalam aksinya tersebut, mereka menolak pengesahan RUU Cipta Kerja atau CILAKA yang dinilai diskriminatif dan akan mengancam hak-hak pekerja atau buruh.

Massa aksi menegaskan tuntutan menolak RUU Cipta Kerja karena lebih mementingkan pengusaha dan menindas buruh.

Aliansi Pekerja Buruh Jambi (APBJ)

Ketua DPW 6 Serikat Pekerja Danamon, Sri Rachmawaty mengatakan, jika RUU Cipta Kerja dilanjutkan maka pekerja asing akan bebas datang ke Indonesia. Kumudian perjanjian kerja waktu tertentu akan merajalela di negeri ini, sebab semua jenis pekerjaan akan bebas dikontrak.

Tidak hanya itu, RUU Cipta Kerja juga dinilai merampas hak-hak buruh perempuan, dimulai dari tidak adanya cuti melahirkan sampai berkurangnya uang pesangon.

“Kami buruh di Jambi, menolaknya untuk disahkannya RUU Cipta Kerja yang saat ini telah diusulkan pemerintah pusat kepada DPR. Ini mengancam hak-hak buruh nantinya,” tegasnya.

Sementara itu, aspirasi para buruh dan mahasiswa di depan gedung DPRD Provinsi Jambi langsung ditanggapi oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto. DPRD Provinsi Jambi bersama serikat buruh akan menghadap Komisi IX pada Selasa mendatang, untuk menolak UU Cipta Kerja. Namun sebelumnya pada hari Senin akan dilakukan dialog bersama seluruh stekholder di Jambi.

Comments (4)

  1. Dannis Seniar Yullea Paripurna

    BURUH PEREMPUAN JAMBI πŸ‘πŸΌ

  2. tisco indianto

    terus berjuang kawan kawan’ upahmu besar di Surga

  3. purwadi jaya

    ✊✊

  4. BAPOR SP Danamon

    πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: