Terbentuk 25 Juli 1998 dengan nama Forum Komunikasi Karyawan Danamon, dimotori oleh Anton Bawengan, Inggemar H. Jafri, Lulu Ridwan, Teguh, Boy, Winahyu, Arsyad Sedat, Irawan Side, Tommy dan kawan-kawan. Sementara di Card Center terbentuk Forum Komunikasi pula yang dimotori oleh Idol, Nasrun, Jacks dan Fauzi.

Sesuai persyaratan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor Kep.16/Men/2001 tanggal 14 Maret 2005, Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemerintah Kotamadya Jakarta Pusat mencatat nama Serikat Pekerja NIBA Basis PT. Bank Danamon Indonesia Tbk dengan nomor bukti 344/I/D/III/2005.

Dalam perkembangannya, sesuai Peraturan Gubernur nomor 10 tahun 2007, dilakukan perubahan identitas baru menjadi Serikat Pekerja Danamon. Perubahan identitas ini tercatat berdasar surat dari Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Administratif Jakarta Pusat nomor 2573/-1.B35.1 tanggal 7 Oktober 2016.

Arti Lambang
a. Warna merah, kuning dan kuning mas sesuai warna logo Perusahaan.
b. Perisai mencerminkan pelindung bagi segenap anggota dan keluarga.
c. Rantai menunjukkan pemersatu bagi Serikat Pekerja, Perusahaan dan semua Pekerja.
d. Dua tangan menopang, padi dan kapas serta logo Perusahaan dalam satu lingkaran mencerminkan kemitraan yang sejajar antara Serikat Pekerja dan Perusahaan sebagai pemenuhan atas kepedulian menuju kearah kesejahteraan anggota berlandaskan keterbukaan, kejujuran dan hubungan yang harmonis.

Serikat Pekerja Danamon berazas Pancasila, memiliki fungsi, peran dan nilai-nilai:

Fungsi
1. Pihak dalam pembuatan Perjanjian Kerja Bersama.
2. Sarana menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
3. Sarana penyalur aspirasi dalam memperjuangkan hak dan kepentingan anggotanya.
4. Wakil Pekerja dalam memperjuangkan kepemilikan saham di Perusahaan.

Peran
1. Menjalankan pekerjaan sesuai kewajiban.
2. Menjaga ketertiban demi kelangsungan Perusahaan.
3. Menyalurkan aspirasi secara demokratis.
4. Mengembangkan keterampilan, keahlian serta ikut memajukan Perusahaan.
5. Memperjuangkan kesejahteraan anggota beserta keluarganya.

Nilai-nilai
1. Perjuangan dan solidaritas kelas. Artinya organisasi senantiasa menumbuhkan rasa kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan antara sesama Pekerja dan seluruh Pekerja/Buruh di Indonesia dan Dunia.
2. Kesetaraan. Artinya organisasi memandang seluruh manusia sama kedudukannya tanpa dibeda-bedakan oleh jenis kelamin, agama, ras, suku, atau kelas-kelas sosial.
3. Independensi. Artinya organisasi bebas dari campur tangan semua pihak di luar organisasi termasuk Perusahaan, Negara dan Partai Politik.
4. Kemandirian. Artinya organisasi berdaya dan mampu memutuskan, mengelola serta mengatur seluruh keputusan, program dan kegiatan-kegiatannya.

Dengan kesadaran untuk memenuhi panggilan sejarah, maka Serikat Pekerja Danamon akan terus-menerus mewujudkan cita-cita UUD 1945, yaitu menghapuskan penjajahan diatas dunia dan mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Mendorong kepemimpinan Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi Negara yang melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.